PO3 tugas kelompok ; perencanaan jaringan

Tugas Kelompok
1.Lusiana Dewi
2.Rindang Kusumaninggar
3.Sri Ernawati Amirullah
4.Sri Ndayani Ratna Safitri
5.Sri Rahayu

Bentuk Kelompok masing-masing (dengan anggota maksimum 6 orang) untuk mengerjakan kasus perencanaa jaringan.

Materi Kasus sbb:

PT. ABC merupakan Perusahaan baru ditangerang yang bergerak dalam bidang distribusi alat-alat elektronik untuk kebutuhan rumah tangga.

Perusahaan tersebut memiliki bagian: HRD, Penjualan, Gudang, Keuangan, Expedisi, Administrasi dan lain-lainnya. Adapun kondisi fisik Gedung berupa : 3 lantai (digunakan untuk administrasi/manajemen). Sedangkan Gudang berada digedung lain berjarak 75 M dari office.

Semua Proses/transaksi bisnis selama ini dilakukan secara manual. Sehingga Pihak manajemen sangat kesulitan dalam perolehan informasi yang cepat dan akurat, termasuk dalam pengendalian proses bisnis.

Untuk memudahkan proses bisnis,, Manajemen perusahaan ingin membangun seluruh proses bisnisnya menggunakan teknologi jaringan komputer. Sehingga diharapkan manajemen dengan mudah memantau seluruh aktifitas bisnisnya, mulai dari aktivuitas / kinerja karyawan, pergerakan barang, transaksi keuangan, dllnya.

Anda diminta untuk membuat rancangan konsep jaringan tersebut dengan:-

1. Mengidentifikasi user, wewenang sesuai dengan fungsi/tugasnya untuk setiap departemen.

2. Mengidentifikasi perangkat jaringan yang dibutuhkan secara detail, mulai dari terminal hingga spec-detailnya, jumlah yang dibutuhkan (satuan), berikut menjelaskan fungsi perangkat tersebut.

3. Mendisain (memilih topologi jaringan), berikut alasannya.

4. Menghitung biaya untuk setiap komponen dan total biaya keseluruhan.

5. Mengidentifikasi hak dan wewenang dalam penggunaan data/informasi

Pada tugas ini harus terlihat kontribusi setiap anggota.

Jawaban :

1. Mengidentifikasi user, wewenang sesuai dengan fungsi/tugasnya untuk setiap departemen.

– Direktur : Admin, sebagai pemegang laporan keseluruhan dari berbagai departemen. Direktur juga berperan dalam memimpin bagian khusus dalam perusahaan serta melakukan koordinasi antar divisi dan memberikan laporan kepada general manajer. Setiap bagian, tidak memiliki garis komando lintas divisi sehingga hanya bisa mengambil kebijakan pada masing-masing divisi. Oleh karena itu, direktur memiliki tugas yang sangat terarah sehingga tanggung jawab yang diembannya pun harus mampu ditransparasikan kepada general manajer dan kepada divisi lain sebagai bukti adanya satu kesatuan visi dan misi dalam struktur organisasi perusahaan.

– Manager : User, sebagai pengontrol berbagai departemen yang bekerja sebelum dilaporkan ke Direktur. Manajer memiliki tanggung jawab pada keseluruhan sistem yang berjalan dalam sebuah perusahaan.

– Staff HRD : User, sebagai pembuat laporan kepegawaian dari data kehadiran sampai data pegawai baru. Staff HRD juga memiliki tugas untuk menjaga kualitas sumber daya manusia perusahaan. Prosesnya dimulai dari masa perekrutan, penggantian jabatan, promosi dan mutasi karyawan, penilaian kinerja, pemberian penghargaan serta menjaga kinerja karyawan. Dalam proses perekrutan pegawai baru, pihak inilah yang berfungsi secara khusus untuk bisa memilih dan mendapatkan pegawai yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

– Staff Gudang : User, sebagai pengontrol laporan keluar masuknya barang. Staff gudang bertanggung jawab pada seluruh barang yang terdapaf di gudang. Mencatat dan mendokumentasikan semua bukti dari keluar masuknya barang.

– Staff Administrasi : User, sebagai pengontrol laporan administrasi penjualan. Staff Administrasi bertugas untuk mencatat serta mengatur masalah keuangan perusahaan. Bagian ini juga bertugas untuk mengadakan audit atas kinerja yang sudah dilakukan bagian/divisi lain, guna menghindari terjadinya penyalahgunaan khususnya di bidang keuangan, termasuk mengontrol keseimbangan keuangan perusahaan.

– Staff Ekspedisi : User, sebagai pembuat laporan ekspedisi pengiriman barang. Staff Ekspedisi bertugas mencatat semua barang yang akan di distribusikan. Semua barang yang diproduksi oleh perusahaan akan dikirim oleh tim ekspedisi, sehingga dalam pendistribusian barang perlu ketelitian agar barang dapat sampai tepat waktu.

2. Mengidentifikasi perangkat jaringan yang dibutuhkan secara detail, mulai dari terminal hingga spec-detailnya, jumlah yang dibutuhkan (satuan), berikut menjelaskan fungsi perangkat tersebut.

– Komputer/PC, PC yang digunakan pada perusahaan ini cukup banyak dengan banyaknya departemen yang ada. Kurang lebih membutuhkan 60 PC, yang digunakan untuk memonitoring dan membuat laporan sebagai terminal.

– Kabel UTP (Category 5), adalah yang paling reliable dan memiliki kompatibilitas yang tinggi, dan yang paling disarankan. Berjalan baik pada 10 Mbps network, dan Fast Ethernet. Kabel UTP Category 5 adalah kabel dengan kualitas transmisi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan Kabel UTP Category 4, yang didesain untuk mendukung komunikasi data serta suara pada kecepatan hingga 100 Mbps.

Kabel Category 5 dapat dibeli atau dibuat baik yang straight-through atau crossed. Suatu kabel Category 5 memiliki 8 kabel kecil yang masing-masing memiliki kode warna di dalamnya dari ujung ke ujung. Hanya kabel kecil 1, 2, 3, dan 6 yang digunakan oleh Ethernet network untuk komunikasi. Walaupun hanya 4 kabel yang akan digunakan, tetapi masing-masing 8 kabel semuanya terhubung ke jack.

– Router, berfungsi utama sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logikal bukan fisikal. Misalnya sebuah IP router bisa membagi jaringan menjadi beberapa subnet sehingga hanya lalu lintas yang ditujukan untuk IP address tertentu yang bisa mengalir dari satu segmen ke segmen lain. Contohnya bisa berupa jaringan biasa LAN (Local Area Network) atau WAN (Wide Area Network) atau jaringan global seperti Internet.

– Switch, adalah penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP Category 5 dari komputer yang satu ke komputer yang lain. Dalam switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalam LAN. Dengan switch ada beberapa keuntungan karena setiap segmen jaringan memiliki bandwidth 10 Mbps penuh, tidak terbagi seperti pada “shared network.” Dengan demikian kecepatan transfer data lebih tinggi. Jaringan yang dibentuk dari sejumlah switch yang saling berhubungan disebut “collapsed backbone.”

Saat ini perusahaan umumnya memilih jaringan Ethernet 10 Mbps pada segmen-segmennya dan Fast Ethernet 100 Mbps untuk koneksi ke server. Biasanya mereka menggunakan switch 10/100 yang biasanya memiliki beberapa port 10 Mbps untuk koneksi ke komputer client dan 1 port 100 Mbps untuk koneksi ke server atau komputer yang dianggap sebagai server.

3. Mendisain (memilih topologi jaringan), berikut alasannya.

Sistem yang digunakan adalah sistem terdistribusi agar jika terjadi kerusakan disuatu tempat, akan ad backup di tempat lain. Dengan menggunakan Local Area Network (LAN) serta Kabel UTP maka kami memilih Topologi STAR. Topologi ini berbentuk seperti bintang, karena semua komputer di hubungkan ke semua hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk
mengontrol lalu lintas data. Jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lain. Topologi jaringan komputer inilah yang paling banyak digunakan sekarang karena kelebihannya lebih banyak. Kelebihan topologi ini adalah Sangat mudah mendeteksi komputer mana yang mengalami gangguan, Mudah untuk melakukan penambahan atau pengurangan komputer tanpa mengganggu yang lain, Tingkat keamanan sebuah data lebih tinggi, Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut, Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk. Kekurangan dari topologi ini, jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti. Penanganan dari kekurangan tersebut adalah dengan disiapkannya node tengah cadangan.

4. Menghitung biaya untuk setiap komponen dan total biaya keseluruhan.

Komponen
Harga satuan
Banyak
Jumlah
Komputer/PC
Rp. 5.000.000,-
60
Rp. 300.000.000,-
Kabel UTP
Rp. 5.000,-
1000
Rp. 5.000.000,-
Router
Rp. 500.000,-
10
Rp. 5.000.000,-
Switch
Rp. 500.000,-
10
Rp. 5.000.000,-
TOTAL
Rp. 315.000.000,-

5. Mengidentifikasi hak dan wewenang dalam penggunaan data/informasi.

Hak dan wewenang data/informasi :

– Direktur, mempunyai hak penuh untuk melihat(Read) dan mengubah data(Modify).

– Manager, mempunyai hak dan wewenang untuk melihat(Read), mengelola(Manage), dan melaporkan(Report) data/informasi kepada Direktur.

– Staff pada setiap departemen mempunyai hak untuk membuat(Write) laporan dan mengubah(Modify) atau menghapus(Delete) data pada departemen yang bersangkutan. Dan juga hanya dapat melihat laporan departemen yang lain.

Leave a Reply