Quiz pertemuan 14 Etika Profesi

SOAL :

Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini :

1. Berikan titik Kelemahan dari Kode Etik Profesi

2. Jelaskan tugas utama dan tanggung jawab dari pekerjaan : a. Sistem Analis b. Project Manager c. Programmer d. Staff EDP e. Instruktur IT

3. Jelaskan istilah a) Lamer b) Cramer c) Denial Of Service Attack d) Copy Right e) Trademark f) Defamation g) Hate Speech h) VoIP i) ADSL j) Teknik Informatika

4. Berikan beberapa factor utama meningkatnya pelanggaran kode etik profesi IT

5. Jelaskan beserta contohnya Etika Berkomunikasi pada IT.

6. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya Cybercrime dan strategi penanggulangan Cybercrime.

7. Buatlah suatu artikel mengangkat tentang Etika Profesi IT di STMK RAHARJA beserta solusinya.

JAWABAN :

1.
a. Idealisme yang terkandung dalam kode etik profesi tidak sejalan dengan fakta yang terjadi di sekitar para profesional, sehingga harapan terkadang sangat jauh dari kenyataan.
b. Memungkinkan para profesional untuk berpaling kepada kenyataan dan mengabaikan idealisme kode etik profesi. Kode etik profesi bisa menjadi pajangan tulisan berbingkai.
c. Kode etik profesi merupakan himpunan norma moral yang tidak dilengkapi dengan sanksi keras karena keberlakuannya semata-mata berdasarkan kesadaran profesional.
d. Memberi peluang kepada profesional yang untuk berbuat menyimpang dari kode etik profesinya.

2.
Sistem analis adalah orang yang menganalisis sistem dengan mempelajari masalah-masalah yang timbul dan menentukan kebutuhan-kebutuhan pemakai serta mengidentifikasikan pemecahan yang beralasan (lebih memahami aspek-aspek bisnis dan teknologi komputer).
Tugas dan tanggung jawab :
• Meneliti Kebutuhan manajemen, mengenai penggunaan peralatan pengolahan data yang terintegrasi dan proses.
• Investigasi, merencanakan, meralisasikan, menguji dan debugs sistem perangkat lunak.
• Merencanakan, mengkoordinir, dan menjadwalkan investigasi, studi kelayakan dan survei, termasuk evaluasi ekonomi dari pengolahan data dan mesin aplikasi otomatis yang ada dan meng usulkan .
• Mengambil bagian didalam perencanaan anggaran pembelian perangkat keras dan lunak dan monitoring untuk pemeliharaan perangkat keras dan lunak
• Menyediakan pelatihan dan instruksi ke para pemakai dan karyawan lain dan menyediakan prosedur untuk pekerjaan sehari-hari.

b. Project Manager
Project Manager merupakan seseorang yang mempunyai keseluruhan tanggung jawab untuk pelaksanaan dan perencanaan dan mensukseskan segala proyek. Sebutan Project Manager ini digunakan dalam industri konstruksi, arsitektur dan banyak jabatan berbeda yang didasarkan pada produksi dari suatu produk atau jasa. Manager proyek harus memiliki suatu kombinasi ketrampilan yang mencakup suatu kemampuan untuk menembus suatu pertanyaan, mendeteksi asumsi, tidak dinyatakan dan tekad konflik hubungan antar pribadi seperti halnya ketrampilan manajemen yang lebih sistematis

c. Programmer
Programmer adalah orang yang menulis kode program untuk suatu aplikasi tertentu berdasarkan rancangan yang dibuat oleh system analis(lebih memahami teknologi komputer).
Tugas dan tanggung jawab :
• Tanggungjawab pemrogram terbatas pada pembuatan program komputer.
• Pengetahuan programer cukup terbatas pada teknologi komputer, system komputer, utilitas dan bahasa-bahasa program yang diperlukan.
• Pekerjaan programer sifatnya teknis dan harus tepat dalam pembuatan instruksi-instruksi program.
• Pekerjaan programer tidak menyangkut hubungan dengan banyak orang,terbatas pada sesama pemrogram dan analis sistem yang mempersiapkan rancang bangun (spesifikasi) program.

d. Staff EDP
Tugas:
• Memelihara ketersediaan dan update informasi melalui optimalisasi Management Information System (MIS) serta mengembangkan dan mengoptimalkan platform Information System.
• Melaksanakan fungsi administrasi berupa pencatatan, penyimpanan dan pemeliharaan dokumen pisik dan digital serta memonitor data.
Tanggung Jawab:
• Menyampaikan informasi dan laporan yang baik serta tepat waktu untuk kebutuhan internal maupun kebutuhan eksternal Unit kerja yang bersifat rutin dan insidentil.
• Mengembangkan, Memonitor dan memastikan Proyek-proyek IT Strategis telah sejalan dengan bisnis organisasi.
• Menyiapkan data dan informasi terkait dengan (customer) kelolaan, serta menyampaikan informasi tersebut secara berkala kepada unit kerja yang terkait.
• Melaksanakan penyimpanan, pemeliharaan dan pengamanan folder sesuai dengan kategori masing-masing dokumen, yaitu Folder File, Folder Dokumen Legal dan Folder Laporan Aktivitas.
• Mengawasi distribusi laporan monitoring kepada unit pengelola agar segera mendapat tindak lanjut.
• Melakukan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan

e. Instruktur IT
Instruktur IT adalah seorang yang memiliki kopetensi dan tanggung jawab proses belajar mengajar atau melatih dibidang Teknologi Informasi. Instruktur IT harus memiliki kombinasi kemampuan menguasai pengetahuan tentang software dan hardware yang menjadi tanggung jawabnya.

3.
a) Lamer Tahapan yang dilalui oleh mereka yang menjadi hacker. Seseorang pada tingkatan ini masih dibingungkan oleh seluk beluk hacking karena ia berpikir bahwa melakukan hacking sama seperti cara-cara warez (dalam dunia underground berarti menggandakan perangkat lunak secara ilegal). Pengetahuannya tentang hal-hal seperti itu masih minim, tapi sudah mencoba belajar. Seseorang pada tingkatan ini sudah bisa mengirimkan trojan (yang dibuat orang lain) ke atau pada komputer orang lain ketika melakukan obrolan pada IRC atau ICQ dan menghapus file-file mereka. Padahal ia sendiri tidak tahu persis bagaimana trojan bekerja. Seseorang yang sukses menjadi hacker biasanya bisa melalui tahapan ini dengan cepat bahkan melompatinya.

b) Cramer
Teknik informatika merupakan disiplin ilmu yang menginduk pada ilmu komputer, yang pada dasarnya merupakan kumpulan disiplin ilmu dan teknik yang secara khusus menangani masalah transformasi atau pengolahan fakta-fakta simbolik (data) dengan memanfaatkan seoptimal mungkin teknologi komputer. Transformasi itu berupa proses-proses logika dan sistematika untuk mendapatkan solusi dalam menyelesaikan berbagai masalah, sehingga dengan memilih program studi Teknik Informatika, kita menjadi terlatih berpikir secara logis dan sistematis untuk dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan pekerjaan apapun.

c) Denial Of Service Attack
Disingkat dengan DoS. Adalah serangan (attack) yang diluncurkan untuk meniadakan servis (serangan terhadap availability). Serangan DoS dilakukan dengan menghabiskan resources dari target, seperti menghabiskan bandwidth (dengan membanjiri jaringan dengan beberapa paket yang banyak dan tidak karuan), memori (membuat server bingung), dan disk.
Serangan DoS ini dapat dilakukan secara serempak dari beberapa komputer yang tersebar sehingga disebut Distributed DoS (DDoS). Serangan ini cukup ampuh dan sempat membuat down beberapa web site yang terkenal seperti Yahoo.com, ebay, CNN, dan lain-lainnya. Software yang digunakan untuk menyerang diduga adalah trinoo, tfn (tribal flood network).

d) Copy Right
copyright merupakan hak eksklusif Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau informasi tertentu. Pada dasarnya, hak cipta merupakan “hak untuk menyalin suatu ciptaan”. Hak cipta dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu ciptaan. Pada umumnya pula, hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas.

e) Trademark
Trademark (atau dalam Bahasa Indonesianya merek dagang) memiliki pengertian :
Merek atau merek dagang adalah tanda pembeda yang digunakan suatu badan usaha sebagai penanda identitasnya dan produk barang atau jasa yang dihasilkannya kepada konsumen, dan untuk membedakan usaha tersebut maupun barang atau jasa yang dihasilkannya dari badan usaha lain. Merek merupakan kekayaan industri, yaitu termasuk kekayaan intelektual.

f) Defamation
merupakan kata lain dari pencemaran nama baik dan secara harfiah dapat diartikan sebagai sebuah tindakan yang merugikan nama baik dan kehormatan seseorang

g) Hate Speech
Hate Speech merupakan istilah kontroversial untuk pidato dimaksudkan untuk menurunkan, mengintimidasi, menghasut atau kekerasan atau tindakan merugikan terhadap seseorang berdasarkan ras, etnis, asal-usul kebangsaan, agama, orientasi seksual, atau cacat. Istilah ini mencakup tertulis maupun komunikasi lisan. Hate Speech adalah, di luar hukum, semua komunikasi yang meremehkan seseorang atau kelompok berdasarkan beberapa karakteristik seperti ras, gender, etnis, kebangsaan, agama, orientasi seksual, atau karakteristik lain.

h) VoIP
VoIP adalah teknologi yang memanfaatkan Internet Protocol untuk menyediakan komunikasi suara secara elektronis dan real-time. VoIP mulai dikenal di Indonesia semenjak tahun 2000 dimana saat itu sedang marak-maraknya teknologi internet. Saat itu dikenal dengan fasilitas telepon gratis via internet dengan pengguna internet lainnya. Voice over Internet Protocol (VoIP) melewatkan trafik suara, video dan data yang berbentuk paket melalui jaringan IP. Jaringan IP adalah jaringan komunikasi data yang berbasis packet switch. Trafik VoIP dibagi menjadi dua bagian transmisi jaringan yaitu transmisi untuk signaling dan untuk RTP (Realtime Transfer Protocol).

i) ADSL
Asymmetric Digital Subscriber Line disingkat ADSL adalah salah satu bentuk Digital Subscriber Line, suatu teknologi komunikasi data yang memungkinkan transmisi data yang lebih cepat melalui kabel tembaga telepon biasa dibandingkan dengan modem konvensional yang ada.

j) Teknik Informatika
Teknik informatika merupakan disiplin ilmu yang menginduk pada ilmu komputer, yang pada dasarnya merupakan kumpulan disiplin ilmu dan teknik yang secara khusus menangani masalah transformasi atau pengolahan fakta-fakta simbolik (data) dengan memanfaatkan seoptimal mungkin teknologi komputer. Transformasi itu berupa proses-proses logika dan sistematika untuk mendapatkan solusi dalam menyelesaikan berbagai masalah, sehingga dengan memilih program studi Teknik Informatika, kita menjadi terlatih berpikir secara logis dan sistematis untuk dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan pekerjaan apapun.

4. Faktor utama meningkatnya Pelanggaran Kode Etik Profesi IT adalah makin merebaknya penggunaan Internet. Jaringan luas komputer tanpa disadari para pemiliknya disewakan kepada spammer (penyebar e-mail komersial), fraudster (pencipta situs tipuan), dan penyabot digital. Terminal – terminal jaringan telah terinfeksi virus komputer, yang mengubah komputer menjadi “zombi”. Faktor penyebab Pelanggaran kode etik profesi TI dikerenakan tidak berjalannya kontrol dan pengawasan dari masyarakat. Organisasi profesi tidak dilengkapi dengan sarana dan mekanisme bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai substansi kode etik profesi, karena buruknya upaya sosialisasi dari pihak profesi sendiri. Belum terbentuknya kultur dan kesadaran dari para pengemban profesi TI untuk menjaga martabat luhur profesinya. Tidak adanya kesadaran etis dan moralitas di antara para pengemban profesi TI

5. Etika berkomunikasi pada IT, misalkan dalam sebuah forum atau milis:
• Jangan gunakan huruf kapital
Karena penggunaan karakter huruf bisa dianalogikan dengan suasana hati si penulis. Huruf kapital mencerminkan penulis yang sedang emosi, marah atau berteriak. Walau begitu, ada kalanya huruf kapital dapat digunakan untuk memberi penegasan maksud. Tapi yang harus dicatat, gunakanlah penegasan maksud ini secukupnya saja, satu-dua kata dan jangan sampai seluruh kalimat/paragraf.
• Kutip seperlunya
Ketika anda ingin memberi tanggapan terhadap postingan seseorang dalam satu forum, maka sebaiknya kutiplah bagian terpentingnya saja yang merupakan inti dari hal yang ingin anda tanggapi dan buang bagian yang tidak perlu. Jangan sekali-kali mengutip seluruh isinya karena itu bisa membebani bandwith server yang bersangkutan dan bisa berakibat kecepatan akses ke forum menjadi terganggu.
• Perlakuan terhadap pesan pribadi
Jika seseorang mengirim informasi atau gagasan kepada anda secara pribadi (private message), Anda tidak sepatutnya mengirim/menjawabnya kembali ke dalam forum umum.
• Hati-hati terhadap informasi/ berita hoax
Tidak semua berita yang beredar di internet itu benar adanya. Seperti halnya spam, hoax juga merupakan musuh besar bagi para kebanyakan netter. Maka, sebelum anda mem-forward pastikanlah terlebih dahulu bahwa informasi yang ingin anda kirim itu adalah benar adanya. Jika tidak, maka anda dapat dianggap sebagai penyebar kebohongan yang akhirnya kepercayaan orang-orang di sekitar anda pun akan hilang.
• Hindari personal attack
Ketika kita tengah dalam situasi debat yang sengit, jangan sekali-kali Anda menjadikan kelemahan pribadi lawan sebagai senjata untuk melawan argumentasinya. Sebab, ini hanya akan menunjukkan seberapa dangkal pengetahuan anda. Lawan argumentasi hanya dengan data/fakta saja, sedikit langkah diplomasi mungkin bisa membantu. Tapi ingat, jangan sekali-kali menggunakan kepribadian lawan diskusi sebagai senjata sekalipun ia adalah orang yang Anda benci. Budayakan sikap Diskusi yang sehat, bukan debat kusir.
• Kritik dan saran yang bersifat pribadi harus lewat PM
Jangan mengkritik seseorang di depan forum. Ini hanya akan membuatnya rendah diri. Kritik dan saran yang diberikan pun harus bersifat konstruktif, bukan destruktif. Beda bila kritik dan saran itu ditujukan untuk anggota forum secara umum atau pihak moderator dalam rangka perbaikan sistem forum, Anda boleh mempostingnya di dalam forum selama tidak menunjuk orang per orang tertentu.
• Dilarang menghina agama, ras, gender, status sosial, dsb yang berpotensi menimbulkan debat kusir yang mengarah ke situasi yang emosional.
• Cara bertanya yang baik:
a. Gunakan bahasa yang sopan.
b. Jangan asumsikan bahwa kita berhak mendapatkan jawaban.
c. Memberikan judul yang sesuai dan deskriptif.
d. Menulis pertanyaan dengan bahasa yang baik dan mudah dimengerti.
e. Membuat kesimpulan setelah permasalahan kita terjawab.

6.Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Cyber Crime
1. Faktor Politik
2. Faktor Ekonomi
3. Faktor Sosial Budaya
Ada beberapa aspek untuk Faktor Sosial Budaya:
a. Kemajuan Teknologi Informasi
b. Sumber Daya Manusia
c. Komunitas Baru

Dampak Cybercrime Terhadap Keamanan Negara
1. Kurangnya kepercayaan dunia terhadap Indonesia
2. Berpotensi menghancurkan negara

Dampak Cybercrime Terhadap Keamanan Dalam Negri
1. Kerawanan social dan politik yang ditimbulkan dari Cybercrime antara lain isu-isu yang meresahkan, memanipulasi simbol-simbol kenegaraan, dan partai politik dengan tujuan untuk mengacaukan keadaan agar tercipta suasana yang tidak kondusif.
2. Munculnya pengaruh negative dari maraknya situs-situs porno yang dapat diakses bebas tanpa batas yang dapat merusak moral bangsa.

Menuju UU Cyber Republik Indonesia
Strategi Penanggulangan Cyber Crime
a. Strategi Jangka Pendek
1. Penegakan hukum pidana
2. Mengoptimalkan UU khusus lainnya
3. Rekruitment aparat penegak hukum
b. Strategi Jangka Menengah
1. Cyber police
2. Kerjasama internasional
c. Strategi Jangka Panjang
1. Membuat UU cyber crime
2. Membuat perjanjian bilateral

7. .
ETIKA dalam pembelajaran dikelas .
menurut saya pembelajaran dikampus ini masih kurang baik dikarenakan mahasiswa masih saja hanya mengandalkan absen tetapi tidak mengerti materi apa yang disampaikan .

Solusinya :
Buatlah ketegasan khusus terhadap mahasiswa yang diberikan , misalnya saja sangsi . ketika habis pembelajaran dikelas dosen berhak meng-absen kembali mahasiswa tersebut .